Friday, October 02, 2009

Picu Kanker Payudara

Chicago,, Wanita yang selalu merasa kesepian dan sedih berisiko terkena kanker payudara. Demikian menurut studi terkini para peneliti dari Chicago University. Kok bisa? Apa hubungannya?

Meskipun fakta tersebut baru ditemukan pada tikus, namun para ahli mengatakan hal itu bisa juga terjadi pada manusia. Adanya studi ini mungkin bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan obat jenis baru dalam pencegahan kanker payudara yang menyerang bagian paling indah dari seorang wanita.

Para peneliti berasumsi bahwa rasa kesepian dan sedih akan membuat seseorang stres dan depresi. Rasa stres dan depresi yang muncul kemudian akan mengubah beberapa gen yang ada di jaringan payudara dan akan memicu pertumbuhan daging tidak normal (tumor).

Sebenarnya hubungan antara kesepian dan kanker payudara sudah ada sejak 100 tahun yang lalu, namun saat itu masih banyak kontroversi. Terdapat banyak konflik antar para peneliti mengenai hal tersebut.

Dr Suzanne Conzen dan rekannya yang menjalankan studi tersebut meneliti 2 grup tikus yang dibesarkan dalam lingkungan yang berbeda. Satu grup ditempatkan dalam lingkungan sosial dan satunya lagi di tempat sunyi.

Kedua tikus diberi makanan dengan kuantitas dan kualitas yang sama. Mereka juga diberi akses berolahraga yang sama. Namun ternyata tikus yang hidup dalam lingkungan yang sunyi dan terisolasi memiliki tumor yang berkembang di payudaranya.

Peneliti menemukan bahwa tikus yang terisolasi lebih gugup dan melepaskan hormon stres yang lebih banyak seiring dengan pertambahan usia. Stres menyebabkan kelenjar mammary (buah dada) yang berada pada payudara wanita tumbuh dengan tidak normal.

Stres akibat kesepian ternyata tidak hanya meningkatkan pertumbuhan daging tidak normal dalam otak (tumor otak) tapi juga pada bagian tubuh termasuk payudara.

Studi yang dipulikasikan dalam jurnal Cancer Prevention Research tersebut menunjukkan bahwa lingkungan tidak hanya berpengaruh pada kesehatan mental tapi juga kesehatan fisik seperti penyakit kanker payudara. Beberapa studi lainnya juga menyebutkan bahwa kesepian juga penyebab diabetes, obesitas dan tekanan darah tinggi.

"Dukungan moril dan persahabatan bisa mengurangi risiko tersebut. Jadi para wanita sebaiknya jangan terlalu banyak bersedih dan carilah lingkungan yang bisa membuat Anda bersosialisasi. Jangan pernah mengisolasi diri sendiri dari dunia luar, dan jangan lupa lakukan screening untuk mengantisipasi segala kemungkinan buruk pada payudara Anda," ujar Dr Lesley Walker dari Cancer Research UK seperti dilansir Dailymail, Jumat (2/10/2009).

Sumber:http://health.detik.com/read/2009/10/02/081109/1213409/766/selalu-merasa-sedih-dan-kesepian-picu-kanker-payudara

Read More >>..

Wednesday, September 30, 2009

Kriteria memilih Suami

Sebagai seorang yang belum menikah tentunya menginginkan memiliki suami yang baik. Tidak menutupi kemungkinan akan seperti itu. Saya pribadipun berkeinginan seperti itu. Berharap akan kebaikan yang di peroleh untuk diri apalagi untuk pendamping hidup.

Wah kebetulan sekali saya menemukan artikel yang cukup menarik, berikut;

Setiap wanita muslimah hendaknya memilih calon suami yang memenuhi syariat islam. Diantara ciri-cirinya adalah :

1. Memilih calon suami yang mempunyai agama dan akhlak, agar ia dapat melaksanakan kewajiban secara sempurna dalam membimbing keluarga, menunaikan hak istri, pendidikan anak, tanggung jawab yang benar dalam menjaga kehormatan dan menjamin material rumah tangga.
2. Memilih calon suami yang bukan dari golongan orang fasik tukang pembuat dosa yang dapat memutuskan tali kekeluargaan
3. Berniat sungguh-sungguh akan menikah bila menemukan wanita yang cocok setelah melihatnya sewaktu meminang
4. Mempercepat akad nikah da tidak menggantungkannya untuk jangka waktu yang lama sehingga ada kemungkinan menyurutkan keinginan menikah dan membatalkan pinangan
5. Tidak berkhalwat ( pergi berduaan ) dengan wanita yang dipinang
6. Hanya berkunjung dan masuk ke rumah wanita yang akan dipinang bila di sertai mahramnya
7. Tidak melakukan pembicaraan batil dan sia-sia saat berkunjung
8. Tidak menyeringkan datang ke rumah wanita yang dipinang
9. Tidak mencuri pandangan yang dapat membuka pintu-pintu syahwat
10. Tidak mengambil pinangan orang lain
11. Sehat jasmani dan rohani
12. Tidak berlebih-lebihan dalam berpakaian dan berbicara
13. Tawadhu (rendah diri)
14. Bergaul dengan orang-orang shalih
15. Menghormati orang tua wanita yang dipinang
16. Rajin bekerja dan berusaha
17. Optimis
18. Mengucapkan salam ketika berkunjung dan pulang
19. Tidak mengobral janji dan berandai-andai

Mudah-mudahan saja kita mendapatkan yang baik

Sumber :
http://istiqom4h.wordpress.com/2008/08/09/kriteria-memilih-suami-yang-baik-menurut-islam/


Read More >>..

Monday, September 28, 2009

Sifat Buruk

Kali ini saya ingin sekali memaparkan satu hal yang sering saya temui. Mungkin tidak cuma saya saja yang pernah menemukan hal ini terjadi, bahkan ada yang mengalaminya( sebagai istri yang di zhalimi). Seorang suami menzhalimi sang istri. Begitu mudahnya hal ini di lakukan sang suami terhadap istri. Memang kenyataan hidup yang berat membuat sang suami dengan mudahnya melakukan hal ini tetapi apakah tidak ada upaya untuk meredam untuk melakukan kezhaliman ini.

Padahal sebelum menikah dengan sejuta kata-kata indah di kirimkan untuk sang calon istri tetapi kenapa setelah menikah semua hal itu hilang, malah berganti dengan kezhaliman terhadap istri. Apakah istri di nikahi hanya untuk pelampiasan emosi yang tidak terbendung?? kemana janji pernikahan yang telah di sanggupi. Padahal semua janji-janji pernikahan telah di sanggupi dan berjanji kepada Allah swt. Begitu mudahnya merusak janji itu?

berikut ada 37 sifat yang harus di jauhi SUAMI;

1. Tidak tepat dalam memilih istri ;

2. Melalaikan istri dan tidak memberi nafkah ;

3. Memukul Istri dengan keras dan menghinakannya ;

4. Memberi Mudharat kepada Istri dengan melakukan ila’ (seorang laki-laki yang marah pada istrinya, lalu ia bersumpah untuk tidak mendekatinya) melebihi batas ketentuan Allah ;

5. Menyusahkan istri untuk menghilangkan hak-haknya ;

6. Menggauli istri yang sedang haid dan nifas ;

7. Mendatangi wanita pada duburnya ;

8. Menyebarkan rahasia istri kepada rekan-rekannya ;

9. Tidak mengajarkan Islam kepada istri dan membiarkannya melakukan perbuatan-perbuatan haram ;

10. Berusaha mengubah tabiat istri dengan kekerasan ;

11. Melalaikan pendidikan anak ;

12. Terlalu lama meninggalkan istri ;

13. Curiga dan berprasangka buruk terhadap istri ;

14. Tidak bersikap adil diantara para istri ;

15. Tidak membantu istrinya yang lelah ;

16. Menyempitkan nafkah untuk istri ketika lapang ;

17. Tidak sabar menghadapi tabiatnya ;

18. Menzholimi ibu demi istri ;

19. Memaksa istri untuk melakukan yang haram ;

20. Terperosok ke dalam fitnah istri dan anak ;

21. Meninggalkan bercanda dan bergurau ;

22. Mengabaikan adab-adab Islam terhadap istrinya ;

23. Tidak memperhatikan atau menjaga kesehatan istri ;

24. Hidup dengan satu irama (tidak ada inovasi) ;

25. Melecehkan istri karena keluarganya ;

26. Berlebihan dalam menetapkan standar ideal ;

27. Suami menganggap dirinya selalu benar ;

28. Terlalu sensitif terhadap perkataan istri ;

29. Tidak menghargai kondisi khusus wanita ;

30. Besar pasak dari pada tiang ;

31. Otoriter terhadap istri dan anak-anak ;

32. Melarang istri untuk berbakti kepada keluarganya ;

33. Tidak mengikuti petunjuk Islam dalam memperbaiki istri yang membangkang ;

34. Menjatuhkan talak kepada istri yang sedang haid ;

35. Menjatuhkan talak tiga sekaligus ;

36. Mengeluarkan istri dari rumahnya setelah talak Roj’i

37. Menyiarkan keburukan istri setelah mentalaknya.

Astagfirullahaladzim...
Apabila ini terjadi saya menilai betapa tidak takutnya sang suami kepada Allah swt, akan kebesaran sang pencipta, tidak takutnya akan murkanya Allah swt.

Apakah kejadian ini bisa menimbulkan trauma untuk menikah? Wallahualam bishawab.. Hidup ini pilihan anda berhak memilih apabila anda di beri pilihan.. Karena segalanya Allah swt yang punya Kuasa terhadap diri ini, kita hanya bisa berusaha dan berdoa..

sumber :
http://istiqom4h.wordpress.com/2008/08/28/37-sifat-buruk-yang-harus-dijauhi-suami/

Read More >>..

Thursday, September 24, 2009

Memulai

Hari ini merupakan hari pertama memulai aktifitas seperti biasanya setelah lama liburan Hari raya Idul fitri 1430 H. Mohon Maaf lahir dan Bathin kepada semua sahabat. Mudah-mudahan saya, kita masih di beri kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan berikutnya. Amiin.
Lanjutkan hidup mudah-mudahan di lancarkan segala urusan. Amin y Rab.

Read More >>..

Monday, September 14, 2009

Arah mana

Alhamdulillah sampai saat ini saya masih di beri kesehatan,nikmat hidup. Entah kenapa pada saat ini saya merasa hidup tanpa arah. hmm ada apa ini?..

Dari yang saya tau, tidak cuma saya yang merasakan hal ini, orang terdekat saya pun pernah merasakannya. Apa anda pernah merasakannya? Apa ini bagian dari proses hidup?


Hidup memang satu kali, klaupun dalam kesakitan parah atau ada sesuatu bahaya yang menimpa dan kita masih teselematkan itulah syukur nikmat yang di dapat, kepercayaan dari sang pencipta untuk kita.

Pada bulan ramdhan saya kali ini, jauh sebelum bulan yang penuh ampunan ini datang saya pun merasakan perasaan yang agak terguncang. Dengan labilnya hati ini alhamdulillah saya tidak sampai melakukan hal yang di larang agama saya. Syukur alhmdulillah saya masih waras.

Kata orang ini adalah proses pendewasaan, itu kata orang tetapi saya merasakan seakan-akan entah bagaimana, di posisi manakah saya berada. Dengan adanya perhatian keluarga, terutama mama dan kakak perempuan saya syukur alhmdulillah hati ini sedikit tenang.

Setelah lama perasaan ini terus berlalu saya menyadari, ada apa dengan saya selama ini, kenapa saya. Entah kenapa seseorang yang dekat dengan saya mengatakan apa kamu tertekan.. Saya cukup tersentak mendengarnya. Saya menarik nafas panjang, saya mulai berfikir entahlah mingkin saja benar apa yang di katakan orang itu.

Dan saya mencari jalan untuk menenangkan diri. Dan ternyata Allah mendengar apa yang saya rasa, dan arah jalan yang saya tuju mulai terlihat. Mungkin bagi orang yang bagi dirinya dia itu termasuk orang maju, pilihan saya ini jalan mundur, jalan orang yang tidak sukses katanya, bahkan jalan yang salah. Tetapi bagi saya pribadi ketenangan jiwalah yang saya butuhkan. Saya hanya berkata apakah orang yang sukses harus begitu? Biarlah dia menganggap saya tidak sukses, orang yang tertinggal, sibuk dengan pemikiran sendiri, tidak berfikir maju tetapi saya hanya ingin ketenangan jiwa, bukan sukses dengan uang yang berlimpah seperti yang dia anjurkan. Saya hanya menginginkan ketenangan jiwa.

Memang dalam jiwa yang tidak tenang banyak dampak yang tanpa saya sadari akhir-akhir ini saya rasakan. Kata orang dalam jiwa yang tidak tenang akan banyak penyakit yang datang. Benar sekali kata-kata tersebut. Saya ingin sehat maka dari itu arah jalan yang saya ambil adalah ketenangan jiwa, bersihkan jiwa karena itulah kebahagiaan yang tak dapat ternilai dengan uang.

Read More >>..