Showing posts with label Untaian Kata. Show all posts
Showing posts with label Untaian Kata. Show all posts

Monday, September 28, 2009

Sifat Buruk

Kali ini saya ingin sekali memaparkan satu hal yang sering saya temui. Mungkin tidak cuma saya saja yang pernah menemukan hal ini terjadi, bahkan ada yang mengalaminya( sebagai istri yang di zhalimi). Seorang suami menzhalimi sang istri. Begitu mudahnya hal ini di lakukan sang suami terhadap istri. Memang kenyataan hidup yang berat membuat sang suami dengan mudahnya melakukan hal ini tetapi apakah tidak ada upaya untuk meredam untuk melakukan kezhaliman ini.

Padahal sebelum menikah dengan sejuta kata-kata indah di kirimkan untuk sang calon istri tetapi kenapa setelah menikah semua hal itu hilang, malah berganti dengan kezhaliman terhadap istri. Apakah istri di nikahi hanya untuk pelampiasan emosi yang tidak terbendung?? kemana janji pernikahan yang telah di sanggupi. Padahal semua janji-janji pernikahan telah di sanggupi dan berjanji kepada Allah swt. Begitu mudahnya merusak janji itu?

berikut ada 37 sifat yang harus di jauhi SUAMI;

1. Tidak tepat dalam memilih istri ;

2. Melalaikan istri dan tidak memberi nafkah ;

3. Memukul Istri dengan keras dan menghinakannya ;

4. Memberi Mudharat kepada Istri dengan melakukan ila’ (seorang laki-laki yang marah pada istrinya, lalu ia bersumpah untuk tidak mendekatinya) melebihi batas ketentuan Allah ;

5. Menyusahkan istri untuk menghilangkan hak-haknya ;

6. Menggauli istri yang sedang haid dan nifas ;

7. Mendatangi wanita pada duburnya ;

8. Menyebarkan rahasia istri kepada rekan-rekannya ;

9. Tidak mengajarkan Islam kepada istri dan membiarkannya melakukan perbuatan-perbuatan haram ;

10. Berusaha mengubah tabiat istri dengan kekerasan ;

11. Melalaikan pendidikan anak ;

12. Terlalu lama meninggalkan istri ;

13. Curiga dan berprasangka buruk terhadap istri ;

14. Tidak bersikap adil diantara para istri ;

15. Tidak membantu istrinya yang lelah ;

16. Menyempitkan nafkah untuk istri ketika lapang ;

17. Tidak sabar menghadapi tabiatnya ;

18. Menzholimi ibu demi istri ;

19. Memaksa istri untuk melakukan yang haram ;

20. Terperosok ke dalam fitnah istri dan anak ;

21. Meninggalkan bercanda dan bergurau ;

22. Mengabaikan adab-adab Islam terhadap istrinya ;

23. Tidak memperhatikan atau menjaga kesehatan istri ;

24. Hidup dengan satu irama (tidak ada inovasi) ;

25. Melecehkan istri karena keluarganya ;

26. Berlebihan dalam menetapkan standar ideal ;

27. Suami menganggap dirinya selalu benar ;

28. Terlalu sensitif terhadap perkataan istri ;

29. Tidak menghargai kondisi khusus wanita ;

30. Besar pasak dari pada tiang ;

31. Otoriter terhadap istri dan anak-anak ;

32. Melarang istri untuk berbakti kepada keluarganya ;

33. Tidak mengikuti petunjuk Islam dalam memperbaiki istri yang membangkang ;

34. Menjatuhkan talak kepada istri yang sedang haid ;

35. Menjatuhkan talak tiga sekaligus ;

36. Mengeluarkan istri dari rumahnya setelah talak Roj’i

37. Menyiarkan keburukan istri setelah mentalaknya.

Astagfirullahaladzim...
Apabila ini terjadi saya menilai betapa tidak takutnya sang suami kepada Allah swt, akan kebesaran sang pencipta, tidak takutnya akan murkanya Allah swt.

Apakah kejadian ini bisa menimbulkan trauma untuk menikah? Wallahualam bishawab.. Hidup ini pilihan anda berhak memilih apabila anda di beri pilihan.. Karena segalanya Allah swt yang punya Kuasa terhadap diri ini, kita hanya bisa berusaha dan berdoa..

sumber :
http://istiqom4h.wordpress.com/2008/08/28/37-sifat-buruk-yang-harus-dijauhi-suami/

Read More >>..

Thursday, September 24, 2009

Memulai

Hari ini merupakan hari pertama memulai aktifitas seperti biasanya setelah lama liburan Hari raya Idul fitri 1430 H. Mohon Maaf lahir dan Bathin kepada semua sahabat. Mudah-mudahan saya, kita masih di beri kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan berikutnya. Amiin.
Lanjutkan hidup mudah-mudahan di lancarkan segala urusan. Amin y Rab.

Read More >>..

Monday, September 14, 2009

Arah mana

Alhamdulillah sampai saat ini saya masih di beri kesehatan,nikmat hidup. Entah kenapa pada saat ini saya merasa hidup tanpa arah. hmm ada apa ini?..

Dari yang saya tau, tidak cuma saya yang merasakan hal ini, orang terdekat saya pun pernah merasakannya. Apa anda pernah merasakannya? Apa ini bagian dari proses hidup?


Hidup memang satu kali, klaupun dalam kesakitan parah atau ada sesuatu bahaya yang menimpa dan kita masih teselematkan itulah syukur nikmat yang di dapat, kepercayaan dari sang pencipta untuk kita.

Pada bulan ramdhan saya kali ini, jauh sebelum bulan yang penuh ampunan ini datang saya pun merasakan perasaan yang agak terguncang. Dengan labilnya hati ini alhamdulillah saya tidak sampai melakukan hal yang di larang agama saya. Syukur alhmdulillah saya masih waras.

Kata orang ini adalah proses pendewasaan, itu kata orang tetapi saya merasakan seakan-akan entah bagaimana, di posisi manakah saya berada. Dengan adanya perhatian keluarga, terutama mama dan kakak perempuan saya syukur alhmdulillah hati ini sedikit tenang.

Setelah lama perasaan ini terus berlalu saya menyadari, ada apa dengan saya selama ini, kenapa saya. Entah kenapa seseorang yang dekat dengan saya mengatakan apa kamu tertekan.. Saya cukup tersentak mendengarnya. Saya menarik nafas panjang, saya mulai berfikir entahlah mingkin saja benar apa yang di katakan orang itu.

Dan saya mencari jalan untuk menenangkan diri. Dan ternyata Allah mendengar apa yang saya rasa, dan arah jalan yang saya tuju mulai terlihat. Mungkin bagi orang yang bagi dirinya dia itu termasuk orang maju, pilihan saya ini jalan mundur, jalan orang yang tidak sukses katanya, bahkan jalan yang salah. Tetapi bagi saya pribadi ketenangan jiwalah yang saya butuhkan. Saya hanya berkata apakah orang yang sukses harus begitu? Biarlah dia menganggap saya tidak sukses, orang yang tertinggal, sibuk dengan pemikiran sendiri, tidak berfikir maju tetapi saya hanya ingin ketenangan jiwa, bukan sukses dengan uang yang berlimpah seperti yang dia anjurkan. Saya hanya menginginkan ketenangan jiwa.

Memang dalam jiwa yang tidak tenang banyak dampak yang tanpa saya sadari akhir-akhir ini saya rasakan. Kata orang dalam jiwa yang tidak tenang akan banyak penyakit yang datang. Benar sekali kata-kata tersebut. Saya ingin sehat maka dari itu arah jalan yang saya ambil adalah ketenangan jiwa, bersihkan jiwa karena itulah kebahagiaan yang tak dapat ternilai dengan uang.

Read More >>..

Friday, September 11, 2009

Itikaf

Kali ini saya ingin mengetengahkan itikaf sebagai pstingan saya. Kenapa saya pilih Itikaf sebagai topik hari ini karena pada hari ini seluruh umat islam di Indonesia telah memasuki hari-hari 10 terakhir di bulan ramadhan. Apa yang biasa dilakukan umat islam pada hari-hari terakhir di bulan ramadhan ini adalah itikaf, ber itikaf di masjid.


I’tikaf, secara bahasa, berarti tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Jadi, i’tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam masjid dengan niat beribadah untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Beri’tikaf bisa dilakukan kapan saja. Namun, Rasulullah saw. sangat menganjurkan di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Inilah waktu yang baik bagi kita untuk bermuhasabah dan taqarub secara penuh kepada Allah swt. guna mengingat kembali tujuan diciptakannya kita sebagai manusia. “Sesungguhnya tidak Aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu,” begitu firman Allah di QS. Az-Zariyat (51): 56.

I’tikaf yang disyariatkan ada dua macam, yaitu:

1. I’tikaf sunnah, yaitu i’tikaf yang dilakukan secara sukarela semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Alah. Contohnya i’tikaf 10 hari di akhir bulan Ramadhan.
2. I’tikaf wajib, yaitu i’tikaf yang didahului oleh nadzar. Seseorang yang berjanji, “Jika Allah swt. menakdirkan saya mendapat proyek itu, saya akan i’tikaf di masjid 3 hari,” maka i’tikaf-nya menjadi wajib

Syarat dan Rukun I’tikaf

Ada tiga syarat orang yang beri’tikaf, yaitu muslim, berakal, dan suci dari janabah, haid dan nifas. Artinya, i’tikaf tidak sah jika dilakukan oleh orang kafir, anak yang belum bisa membedakan (mumayiz), orang yang junub, wanita haid dan nifas.

Sedangkan rukunya ada dua, yaitu, pertama, niat yang ikhlas. Sebab, semua amal sangat tergantung pada niatnya. Kedua, berdiam di masjid. Dalilnya QS. Al-Baqarah (2): 187, “Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu sedang kamu beri’tikaf di masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada manusia supaya mereka bertakwa.”

Masjid yang mana? Imam Malik membolehkan i’tikaf di setiap masjid. Sedangkan Imam Hanbali membatasi hanya di masjid yang dipakai untuk shalat berjama’ah atau shalat jum’at. Alasannya, ini agar orang yang beri’tikaf bisa selalu shalat berjama’ah dan tidak perlu meninggalkan tempat i’tikaf menuju ke masjid lain untuk shalat berjama’ah atau shalat jum’at. Pendapat ini diperkuat oleh ulama dari kalangan Syafi’i. Alasannya, Rasulullah saw. beri’tikaf di masjid jami’. Bahkan kalau kita punya rezeki, lebih utama kita melakukannya di Masjid Haram, Masjid Nabawi, atau di Masjid Aqsha.

Rasulullah memulai i’tikaf dengan masuk ke masjid sebelum matahari terbenam memasuki malam ke-21. Ini sesuai dengan sabdanya, “Barangsiapa yang ingin i’tikaf denganku, hendaklah ia i’tikaf pada 10 hari terakhir.”

I’tikaf selesai setelah matahari terbenam di hari terakhir bulan Ramadhan. Tetapi, beberapa kalangan ulama lebih menyukai menunggu hingga dilaksanakannya shalat Ied.

Pada sepertiga terakhir dari bulan yang penuh berkah ini terdapat malam Lailatul Qadar, suatu malam yang dimuliakan oleh Allah melebihi malam-malam lainnya. Di antara kemuliaan malam tersebut adalah Allah mensifatinya dengan malam yang penuh keberkahan
Lailatul Qadar itu terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari)

Mudah-mudahan saya, kita bisa beritikaf di masjid. Amin.

Read More >>..

Tuesday, September 01, 2009

Uang

Siapa yang tidak menginginkan uang. Banyak cara orang untuk mendapatkan uang, jangankan dalam jumlah yang sedikit pastinya menginginkan yang lebih. Tetapi itu kembali pada diri masing-masing.


Banyak cara orang untuk menawarkan untuk mempermudah memperoleh uang. Apalagi pada saat ini di dalam media Internet dengan mudahnya kita temukan cara-cara untuk mendapatkan uang. Para pemilik usaha berlomba-lomba mempromosikan iklan-iklan melalui internet, bagaimana cara untuk mendapatkan uang dalam waktu singkat dan jumlah yang banyak. Dari media tersebut setiap orang di tawarkan bagaimana untuk menjadi kaya.

Ada obrolan yang cukup menarik, ada seorang bapak menanyakan kepada seorang anak kecil, adek cita-citanya apa? si anak menjawab aku ingin jadi orang kaya dan punya banyak uang. Wah masih kecil saja sudah kenal dengan kenikmatan dunia, kekayaan di dunia. Miris memang.

Memang tidak dipungkiri kita hidup di dunia nyata yang menuntut untuk kita butuh uang untuk bisa hidup. Tetapi alangkah lebih baiknya juga kita memikirkan akhirat. Karena kita tidak akan selamanya hidup di dunia. Apakah uang itu kita bawa keakhirat nanti? apakah uang itu akan menolong kita di akhirat nanti? kecuali klo memang uang yg kita peroleh tersebut kita infaq sedekahkan,zakat, pergunakan untuk amal kebaikan.

Tidak lengkap apabila seseorang itu apabila dia tidak memiliki rumah mewah,mobil mewah,harta yang melimpah. Setelah seseorang itu memperoleh banyak uang ia akan semakin haus dengan kenikmatan harta tersebut. Sampai-sampai dia lupa akan sanak keluarganya, sampai-sampai dia melupakan janji-janji yang ia janjikan kepada orang tuanya. Sehingga karena ambisi untuk mendapatkan uangpun keluarganya dijadikan korban. Serta apabila keluarganya tersebut tidak menghasilkan uang dia akan mengumpat-umpat. Seakan-akan menjadi beban dan menambah pengeluaran bukan pemasukan berupa uang.

Orang yang terambisi dengan uang rela berbohong, rela berkorban apapun asalkan dia memperoleh uang lebih banyak lagi. Sangat sedikit yang di temui memperoleh uang dengan cara halal dengan tidak mengumpat, dengan tidak mengecewakan orang sekelilingnya.

Kalau untuk saya pribadi, kita memang butuh uang, tetapi uang bukanlah segalanya. Yang paling utama adalah ketenangan jiwa. Dan perlu di ingat bahwa ada orng yang hidup dengan sederhana atau tidak memiliki uang tetapi dia memiliki sesuatu yang lebih tinggi nilainya dari pada uang yaitu ketenangan jiwa karena dalam jiwa yang tenang akan sehat lah diri.

Read More >>..

Thursday, August 27, 2009

Temperamen

Temperamental yang akan saya bahas disini adalah sikap temperamental yang negatif. Di mulai dari kejadian yang sering saya hadapi dan jalani. Tumbuh keinginan untuk mengetahui apa wajar atau apa yang menyebabkan salah satu sikap yang satu ini sering muncul.


Sebelum saya mencari tahu pastinya apa dan kenapa sikap ini di perlihatkan, saya sempat menanyakan ke beberapa orang terdekat masalah sikap temperamental yang negatif ini muncul. Ada yang menjawab karena faktor lingkungan apa dikarenakan seseorang yang memiliki sikap ini tinggal di daerah yang tingkat stresnya tinggi. Kemungkinan itu benar Tetapi saya perhatikan tidak juga, karena jauh dari kondisi seperti itupun sesorang tetap memilki sikap ini. Ada yang jawab bahwa karena ada satu tuntutan dalam dirinya dan dia tidak berhasil mendapatkan sesuatu yang dia inginkan makanya bersikap seperti ini. Yang paling menarik jawaban yang saya peroleh adalah bahwa hati orang tersebut telah jauh dari siraman rohani yaitu iman.

Itu merupakan pendapat dari beberapa orang. Dan saya ingin sekali lebih tahu bagaimana pendapat atau penjelasan dari sisi ilmu jiwa.

Temperamen ialah perpaduan sifat-sifat pembawaan, yang tanpa sadar mempengaruhi sikap dan tingkah laku. Temperamen seumpama irama hidup dan sifat dasar bawaaan seseorang. Temperamen juga merupakan warna kepribadian (Health, 1995).

Sujanto (1993) menjelaskan bahwa temperamen berasal dari kata temper yang berarti campuran. Temperamen adalah sifat seseorang yang disebabkan adanya campuran-campuran zat di dalam tubuhnya yang juga mempengaruhi tingkah laku orang tersebut. Jadi temperamen berarti sifat laku jiwa dalam hubungannya dengan sifat kejasmanian. Temperamen juga merupakan sifat-sifat yang tetap dan tidak dapat di didik.

Temperamen mengarah pada perbedaan individual dalam tingkah laku yang nampak sejak lahir; perbedaan ini bersifat tetap (Bates; Hartup & Van Lieshout, dikutip oleh Matlin, 1999). Menurut LaHaye (1999), temperamen adalah kombinasi pembawaan yang diwarisi dari orang tua dan tanpa sadar mempengaruhi tingkah laku manusia. Selanjutnya dikatakan pula temperamen menetapkan garis pedoman yang tegas atas tingkah laku setiap orang – pola yang akan mempengaruhi seseorang selama hidup.

Menurut Allport (dikutip oleh Hall, Lindzey, & Campbell, 1998), temperamen adalah adalah disposisi perilaku individu yang berkaitan erat dengan determinan biologis atau fisiologis. Oleh sebab itu temperamen sedikit sekali mengalami modifikasi di dalam perkembangan. Dalam hal ini peranan faktor keturunan pada temperamen lebih besar daripada peranan faktor keturunan pada aspek-aspek kepribadian yang lain.

Menurut Rothbart dan Derryberry (dikutip oleh Halverson, Kohnstamm, & Martin, 1994), temperamen adalah perbedaan mendasar pada reaktivitas dan self-regulation, di mana perbedaan ini berhubungan dengan perbedaan biologis yang menetap pada individu yang dipengaruhi oleh faktor hereditas, perkembangan, dan pengalaman. Sementara itu, Fauzi (2004) mendefinisikan temperamen sebagai sifat-sifat yang berhubungan dengan emosi (perasaan), misalnya pemarah, penyabar, periang, pemurung, introvert, ekstrovert, dan sebagainya. Sifat-sifat emosional adalah bawaan (warisan/turunan) sehingga bersifat permanen dan tipis kemungkinan untuk dapat berubah.

Dari beberapa pengertian diatas tersebut menurut saya memang sangat benar adanya. Dalam kenyataan yang saya temui dan hadapi. Jadi sifat temperamen ini timbul di karenakan ada hubungan dengan kejasmanian, Sifat keturunan/ warisan, sifat yang tetap tidak dapat didik, dan tipis kemungkinan untuk berubah. Dan saya berharap siraman rohanilah yang dapat meredam sikap seperti ini. Semakin di siram akan semakin suburlah iman di hati.

Read More >>..

Friday, August 21, 2009

Menangis


Sebagaimana kita ketahui sedari manusia di lahirkan ke dunia suara tangisan lah yang pertamakali di dengar. Menangis merupakan akibat bukan sebab. Orang yang sedih bisa menangis, pada saat bahagiapun bisa menangis. Menangis tidak hanya identik dengan air mata, ada sebagian orangpun bisa menangis tanpa mengeluarkan air mata, bahkan ada yang sangggup menangis di dalam hati saja.


Sebuah studi berhasil mengungkap mengapa sebagian orang tidak menyukai perilaku menangis. Padahal banyak efek positif yang dapat dirasakan setelah menangis.

Psikologis dari Universitas South Florida dan Universitas Tilburg Belanda, berhasil menganalisa beberapa sukarelawan yang memiliki sekira 3000 peristiwa yang patut ditangisi. Hasilnya, ternyata aksi menangis yang dilakukan sebagian orang tergantung dengan apa, dimana dan kapan peristiwa tersebut terjadi.

Sebagai contoh, efek samping dari sebuah tangisan sangat bergantung pada siapa yang menangis. Kebanyakan para responden tersebut mengaku merasakan perbedaan suasana hati setelah menangis, apalagi ketika mendapatkan dukungan dari orang sekitar. Sayangnya, sepertiga dari jumlah responden tidak mengalami hal yang sama. Sedangkan sepersepuluh dari responden tersebut merasakan suasana hati yang lebih buruk sehabis menangis.

Orang yang dilanda kegelisahan dan ketidakseimbangan suasana hati ternyata tidak terlalu merasakan sisi positif yang ditimbulkan ketika menangis. Sedangkan para responden yang tidak memiliki kedalaman emosi atau sisi humanisme dalam tubuhnya, yang biasa dikenal dengan alexithymia, tidak akan pernah merasakan suasana positif usai menangis.
Padahal, aksi menangis tergolong memiliki efek positif terhadap seseorang. Ketika seseorang menahan tangisnya agar tidak keluar, maka secara tidak langsung suasana hati menjadi stres dan mengakibatkan tingkat detak jantung meningkat serta keringat akan keluar di sekujur tubuh. Namun ketika menangis, mau tidak mau aksi ini akan membuat napas menjadi kendur dan secara tidak langsung tubuh akan menjadi santai.

Read More >>..

Friday, August 14, 2009

Merenda..

Sebelumnya saya tidak terlalu tertarik dengan merenda. Tetapi untuk melihat-lihat hasil produknya saya cukup tertarik. Belum lama ini kakak perempuan saya berkunjung dengan membawa jarum-jarum merendanya. Dia sangat menggemari segala sesuatu tentang keterampilan seperti menjahit bordir, menyulam sampai-sampai untuk merenda dan merajutpun dia gemari. Dia gemar merenda bukan untuk di perjual belikan atau di bisniskan tetapi merenda untuk di hadiahkan kepada seseorang saja.
Kenapa hasilnya ini menjadi pilihan untuk di hadiahkan karena kakak saya berfikir seseorang berfikir-fikir dahulu untuk membeli seperti baju, topi, selimut bayi dikarenakan mungkin harganya cukup mahal. Maka dari itu dia menghadiahkan hasil keterampilannya itu dengan niat yang tulus dari dalam dirinya sesuatu yang bermanfaat dan akan berbeda maknanya. Dengan penuh kesabaran tanpa mengeluh kedua tangannya terus merenda. Tak terasa seiring waktu selesai juga. Wow saya tidak menyangka hasilnya sangat bagus. Karena melihat hasil karya kakak saya itu saya pun tertarik untuk mempelajarinya. Teman- temanpun mungkin tertarik untuk mengetahuinya? he..he.. sabar-sabar

Wew... apaan nih.. ya ini salah satu benang yang bisa di pakai untuk merenda. O iya saya hampir lupa yang bisa dengan benang ini tidak cuma
merenda (crocheting) saja lo ada lagi nih namanya merajut (knitting). Benang yang digunakan tidak hanya jenis benang yang di foto itu saja banyak lagi. Itu tergantung anda pribadi ingin menggunakan jenis benang yang mana.

Apa bedanya ya..hmm yang jelas yang membedakan itu ya dalam penggunaan jarumnya. Jarumnya ada bermacam- macam. Biar lebih gampangnya liat sendiri nih gambarnya hehehe..


(1)

(2)

Ket :
(1)
Merupakan gambar jarum merenda(crocheting)
(2) Merupakan gambar jarum merajut (knitting)


Nah dengan menggunakan bahan-bahan itu anda bisa memulai merenda atau merajut. Nah berikut contoh gambar-gambarnya ;

Read More >>..

Thursday, August 13, 2009

Kemarahan,Amarah

Salah satu nafsu yang sangat susah di kendalikan oleh manusia adalah "marah". Merupakan cobaan bagi sesorang apabila ia menahan amarahnya. Bisakah kita menahannya? Mudah-mudahan bisa, dengan adanya niat untuk meredam amarah dan pelaksanaan untuk menjauhi nafsu amarah di hati.


Sangat susah memang untuk menahan nafsu amarah ini. Salah satu ulama yang cukup terkenal mengatakan ada solusi untuk menghindari untuk marah yaitu berpindahlah atau bergeserlah dari posisi saat anda berada saat nafsu amarah ini datang. Apabila kita masih merasakannya berpindahlah lagi ke tempat lain. Apabila masih saja belum hilang berwudhu lah dan meminta ampunlah, berdo'alah kepada Allah swt.

{katakanlah (kepada mereka) : "Matilah kamu karena kemarahanmu itu."}
(Qs.Ali Imran:119)

Setiap orang mungkin tidak mau dirinya di marahi, tetapi mengapa dia sendiri sering marah kepada orang lain. Sungguh aneh memang. Tapi itulah manusia hanya bisa melihat kesalah orang lain tanpa melihat bagaimana dirinya sendiri..Apakah kita seperti ini dan akan terus begitu?

Dalam keseharian kita adakah cara yang baik seorang ibu menasehati atau mengajarkan anaknya dengan cara "marah-marah"? Saya pribadipun sering menemukan hal tersebut terjadi. Seorang ibu berkata pada anaknya dengan nada yang tinggi dan sambil marah-marah. Saya miris mendengarnya. Apabila saya bertanya, kenapa ibu marah kepada sang anak? sang ibu mengatakan saya sudah bosan mengatakan kepadanya apapun itu tapi si anak masih saja tidak mendengarkan dan menurutinya. Saya hanya diam dan berfikir sungguh berat cobaan sang ibu ini, dia diberikan cobaan untuk menahan nafsu amarahnya tapi dia tidak berhasil, dan sungguh kasihan sang ibu ini tidak menambah pahalanya malah menambah dosanya.

Itu baru kisah sang ibu bagaimana dengan saya? dan bagaimana dengan pula dengan anda?

Ini baru kemarahan manusia biasa, bagaimana dengan kemarahan sang pencipta kita Allah swt.. Wallahu'alam bishawab

Read More >>..

Tuesday, August 11, 2009

BahaGia..

Apa itu bahagia,

hmmm

Apa itu kebahagiaan...

Dari kata-katanya cukup menarik, cukup tidak asing untuk di dengar oleh telinga. Semua manusia ingin bahagia. Sangat ingin menggapai kebahagiaan. Banyak cara yang di lakukan orang untuk bahagia. Termasuk saya. Masing-masing orang menggapai kebahagian dengan cara-cara yang baik ada juga dengan cara yang kurang baik. Apa kebahagiaan itu akan abadi ?


Itulah pilihan bagi setiap orang, apa dia menggapai kebahagiaan hanya untuk dunia saja atau akhirat saja atau dunia dan akhirat. Kita diberikan pilihan dan berhak memilihnya.

Yang sangat di sayangkan bagi seorang perempuan, menggapai kebagiaanya dengan mengubah-ubah dan menambah-nambahkan pada dirinya hanya karena ingin bahagia. Sangat di sayangkan.

hmm satu lagi hal yang cukup amat disayangkan. Semakin hari semakin banyak saja yang saya temui seorang perempuan dengan penuh kepercayaan dirinya mengumbar auratnya. Sampai-sampai dia bahagia dengan begitu. Naudzubillah Mindzalik..

Kutanamkan di dalamnya mutiara, hingga tiba saatnya ia dapat menyinari tanpa mentari dan berjalan di malam hari tanpa rembulan
Karena kedua matanya ibarat sihir dan keningnya laksana pedang buatan India
Milik Allah-lah setiap bulu mata, leher dan kulit yang indah mempesona ( 'Aidh al-Qarni )

Hanya di jalan Allah swt satu-satunya jalan memperoleh kebahagiaan.Semoga kita tetap di jalan-Nya. Amin.

Read More >>..

Monday, August 10, 2009

Hidup Seakan Mati.........

Ada sebuah cerita yang di ceritakan oleh seorang sahabat, dia dalam hidupnya penuh dengan banyak masalah. Tidak hanya dalam kehidupan keluarga besarnya, rumah tangga nya, pekerjaannya serta hubungan dengan orang sekelilingnya. Dalam keadaan yang seperti itu dia putus asa. Tidak ada hal yang menyenangkan dalam hidupnya, hidupnya seakan dalam bencana. Sampai-sampai dia berfikir Allah swt tidak sayang padanya.
Dia terus berfikir berusaha untuk mencari jawaban atas segala masalah dalam hidupnya. Sehingga sampai suatu saat dia berguru kepada seseorang yang di tawarkan oleh temannya. Dia pun datang menemui sang guru tersebut dan dia menceritakan masalahnya dan dia sangat ingin bunuh diri, sangat ingin mengakhiri hidupnya di dunia ini. Tentu saja sang guru tidak mengijinkannya. Sang guru menasehatinya supaya dia jangan bunuh diri karena itu perbuatan yang tidak di sukai Allah swt. Cintailah hidup ini, bangkitlah. Sang guru terus memberikan motivasi kepada dirinya. Tetapi masih saja dia merasakan putus asa, masih merasakan beban hidup yang cukup berat.
Dan terus berjalannya waktu dia ingin menyelesaikan permasalahannya ini dengan mendatangi lagi seorang guru yang lain. Seperti guru yang sebelumnya dia juga mendapatkan solusi yang sama yaitu jangan sampai melakukan hal yang tidak baik itu yaitu bunuh diri. Sang guru ini terus memberikan motivasi kepada dirinya agar dia tetap menyangi dirinya,j angan sampai melakukan perbuatan bunuh diri itu.
Lagi-lagi dia tidak mendapatkan ketenangan hidup dengan apa yang telah di beritahukan oleh guru-guru tersebut. Sampai-sampai dia benar-benar akan melakukan perbuatan bunuh diri tersebut.

Sempat terpikir olehnya untuk mencoba sekali lagi mencari guru yang benar-benar memahami keinginanya untuk mengakhiri hidup. Dan dia menemui seorang guru lagi. Dia lagi-lagi menceritakan permasalahannya itu kepada sang guru. Dan dia tidak lupa menyampaikan untuk ingin mengakhiri hidupnya di dunia ini kepada sang guru. Dan sang guru menyanggupi keinginannya tadi untuk mengakhiri hidupnya di dunia ini. Dan sang guru berkata minumlah setengah air ini pada sore hari sepulang dari tempat ini dan sisanya minumlah setelah shalat magrib, saya jamin kamu akan menemukan apa yang kau inginkan. Dia tersentak kaget dan merasa heran kenapa guru yang dia datangi ini tidak seperti guru-guru yang telah ia datangi.
Sepulang dari tempat guru tadi dia langsung meminum air pemberian dari sang guru tadi. Dan dia merasakan perasaan yang tenang dan tentram tidak ada kegelisahan dalam hatinya lagi. Sebelum tidur pun dia membisikkan di telinga istrinya kata sayang kepada istrinya. Dia berfikir malam inilah terakhir dia menemani istrinya.
Keesokan harinya dia melangkah dengan santai, semua orang dia berikan senyuman, sampai-sampai sesaat sebelum berangkat kerjapun dia tidak lupa memuji istrinya.
Sesampainya di kantor setiap orang di tegur, semua permasalahan pekerjaanya dia tangani dengan sikap tenang. Sehingga orang-orang di kantor merasa heran.
Dia tetap melakukan semua hal di hari itu dengan tenang penuh semangat. Dia sendiri melakukan semua itu karena berfikir bahwa nanti malam adalah hari kematiannya. Sepulang kantor dia tidak lupa mengajak seluruh keluarganya untuk makan malam bersama di sebuah restoran. Semua keluarganya dia hibur. Sepulang dari acara makan malam tersebut dia teringat akan air yang harus dia minum untuk terakhir kalinya. Sesudah melakukan shalat magrib dia langsung meminum setengah air tersebut. Dan beberapa lama dia tidak merasakan apa-apa. Setelah itu dia pun melaksanakan shalat Isya tetapi masih saja tidak ada reaksi apa-apa. Dia masih hidup masih bisa benafas. Dan dia berfikir mungkin air itu akan bereaksi saat tidur. Dan sebelum tidurpun dia tidak lupa membisikkan ke telinga istrinya bahwa dia sangat mencitai istrinya. Dan dia mengatakan bahwa dia sangat beruntung menikahi seorang wanita yang kini menjadi istrinya, dan dia meminta maaf jika dia sempat melakukan hal-hal yang membuat istrinya bersedih, dan dia pun tertidur.
Tak disangka dia pun terbangun dan merasa sakit hati beraninya gurunya itu mempermaikan dirinya. Dengan perasaan yang tidak tenang dia pun menghampiri sang guru. Dan sang guru hanya tersenyum dan menanyakan, apa yang kau rasakan pada saat setelah tau kapan matimu. Dan dia tersentak dan mengatakan bahwa dia sangat menikmati sisa hdupnya. Dan sang guru bertanya lagi apa yang kau lakukan pada saat kau sudah tau kapan matimu. Dia hanya mengatakan saya melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk diri saya dan orang sekeliling saya. Dan sang guru bertanya lagi, Apa ada masalah lagi dalam hidupmu? sang murid menjawab semua masalah yang saya khawatirkan terselesaiakan dengan cepat. Dan sang guru mengatakan kau sudah berhasil, dan kau harus tetap mempertahankan itu selalu, sadarkan dirimu bahwa ajal mu sudah dekat, lakukan yang terbaik, syukuri hidupmu, buatlah diri orang yang di sekelilingmu bahagia, jangan berikan kekecewaan pada mereka, jangan sakiti mereka karena kamu akan sakit dengan tersakitinya orang lain. Hiduplah dirimu seakan-akan kamu akan mati setelahnya..

Subhanallah...

Read More >>..

Friday, August 07, 2009

Biarkan Masa Depan..

Postingan saya kali ini dibilang cukup menarik bagi saya. Kali ini saya membahas tentang masa depan yang datang. Ada dengan masa depan kita ya.. hmmm.

Dikutip dari salah satu buku yang cukup terkenal dan laris, kita jangan pernah mendahului sesuatu yang belum terjadi! Hari esok adalah sesuatu yang belum nyata dan dapat diraba, belum berwujud, dan tidak memiliki rasa dan warna.


{Telah pasti datangnya ketetapan Allah, maka janganlah kamu meminta agar disegerakan (datang)nya.} (Qs.An-Nahl:1)

Yang jelas, hari esok masih ada dalam alam gaib dan belum turun ke bumi. Maka dari itu kita diminta untuk biarkan masa depan itu datang dengan sendirinya.

Jadi dengan begitu nikmatilah hari ini, hari yang kita jalani dengan hal-hal yang bermanfaat , galilah ladang pahala, sirami dengan ilmu-ilmu, pokoknya hal- hal yang positif dan mudah-mudahan di ridhoi Allah swt.Amin

Jadi Biarkan Masa Depan Datang Sendiri.

Read More >>..

Thursday, August 06, 2009

Isi waktu luang ..

Dalam kehidupan di sekeliling kita banyak yang menganggur dalam hidupnya. Dan berharap tidak menjadi penebar desas desus yang tak bermanfaat. Ada salah satu buku yang saya baca dan terdapat kata-kata di dalamnya yang cukup menggugah, "Saat paling berbahaya bagi akal adalah manakala pemiliknya menganggur dan tak berbuat apa-apa, orng seperti itu ibarat mobil yang berjalan dengan kecepatan tinggi tanpa sopir dan akan mudah oleng ke kanan dan ke kiri bahkan lepas kontrol".

Karena itu kita diminta untuk bangkit dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat seperti membaca buku,merapikan kamar,mengaji, menulis, atau melakukan sesuatu yang bermanfaat seperti yang saya lakukan ini, menulis di sini.

Ada kalimat yang cukup memukau yaitu "Bunuhlah setiap waktu kosong dengan pisau kesibukan".

Maka dari itu saya memulai mengisi kekosongan dengan menulis di sini. Lah itu kan saya bagaimana dengan teman-teman sekalian.

Read More >>..